Lembaga pendidikan tak pernah sepi dari berbagai problem yang menderanya. Satu per satu masalah selesai, permasalahan yang lain datang silih berganti tiada henti. Perkembangan jaman menuntut adanya perubahan. Menuntut adanya banyak perbaikan untuk bisa menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan para stakeholder terkait. Kepuasan stakeholder menjadi salah satu kunci indikator dalam banyak keberhasilan sebuah organisasi tersebut dikelola dengan baik atau tidak.
MA Salafiyah Wonoyoso menyadari tuntutan tersebut agar terus berkembang dalam menginspirasi, dengan membuat Perpustakaan digital yang mulai dibangun pada 6 Juli 2022 di lantai dua gedung MA Salafiyah Wonoyoso.
Menurut Abdul Hamid, pembangunan perpustakaan ini dilakukan secara sewadaya dengan dana seadanya yang sebagian diambilkan dari dana taktis madrasah, oleh karena itu pembangunan dilakukan secara bertahap tetapi sesuai target.
Menurutnya, “semangat memajukan Salafiyah adalah motivasi kami dalam upaya menjawab tantangan di era digitalisasi”. Ucap Abdul Hamid yang juga sebagai Wakamad Sarpras MA Salafiyah Wonoyoso.
