salafiyah kebumen

In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka di MA Salafiyah

Bagikan

Kebumen-In House Training (IHT) Kurikulum Merdeka segera diimplementasikan di MA Salafiyah Wonoyoso (Kamis 13 Juli 2023). Acara yang dibuka oleh pembawa acara Cintiya Setiyaji, S.Pd, diawali dengan do’a oleh Muslih, S.Pd, agar diberi kelancaran dan keberkahan. Acara yang dipimpin oleh Hamdan H Haidar, M.Pd dimulai pada jam 09.00 sampai jam 16.20 WIB. Peserta yang terdiri dari guru dan pegawai MA Salafiyah antusias mengikuti jalannya acara dari awal sampai akhir.

Implementasi Kurikulum Merdeka pada madrasah Aliyah Salafiyah Wonoyoso menghadirkan Pengawas Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kab. Kebumen, yaitu H. Hayat Solihanto, S.Ag sebagai pemateri. Selain itu pemateri lain adalah Ibu Hj. Sriwi Rahayu, M.Pd yang belum bisa hadir saat itu. Beliau berdua berkolaborasi memberikan penjelasan tentang maksud Kurikulum Merdeka yang menyangkut tentang standar kelulusan, standar isi, standar kurilulum, pembelajaran dan asesmen, penguatan profil pelajar Pancasila, capaian pembelajaran, sosialisasi dan pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah.

“Terima kasih kami sampaikan kepada bapak dan ibu Pengawas yang telah bersedia memberikan ilmu dan pengalaman dalam acara sosialisasi dan implementasi Kurikulum Merdeka pada madrasah. Semoga guru dan pegawai yang telah mendapatkan ilmu dan pengarahan semakin meningkat kompetensi yang dimiliki sehingga mewujudkan anak didik yang cerdas, berprestasi, toleran, dan berakhlul karimah,” ujar Hamdan H Haidar, M.Pd selaku Kepala Madrasah. Beliau juga melaporkan beberapa kegiatan kesiswaan berprestasi dan pembangunan perpustakaan digital untuk menunjaang semangat belajar merdeka.

Pada sesi yang berbeda, H. Hayat Solihanto menyampaikan penjelasan tentang implementasi Kurikulum Merdeka bahwa “Pedoman implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan KMA No. 347 Tahun 2022. Kurukulum Merdeka lebih fleksibel karena esensial masing-masing madrasah berbeda (tidak musti sama). Guru harus mampu membuat TP, ATP hingga modul pembelajaran . Materi disederhanakan, orientasinya pada anak, pembelajaran berbasis projek (yang dinilai prosesnya),” urai H. Hayat Solihanto selaku pengawas Kemenag Kab.Kebumen.

Pada dasarnya Kurikulum Merdeka sudah dapat diterapkan saat ini pada MA Salafiyah Wonoyoso  di tahun pertama untuk kelas X. Oleh karena demikian warga madrasah siap-siap menyambut dan bahkan melaksanakannya agar proses pembelajaran di madrasah lebih berwarna.(H3/Itn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *